25 Agustus 2010 DEATH VOMIT Kembali akan menebarkan kebencian untuk para metalhead Bali "SOUND FOR WARRIOR" Sabtu,28 AGUSTUS 2010 Planet Holywood Kuta-BALI. Opening Act : ERROR SCREAM, TROJAN, PRALAYA, BEAUTY FOR KILL, MOM CALLED KILLER
25 Agustus 2010 Dua band JOGJAKARTA CORPSE GRINDER akan mendampingi DYING FETUS di ROCK IN SOLO: CRANIAL INCISORED, DEVOURED, METAL SAK MODARE!!
11 Juni 2010 26 - 27 Juni 2010, Borderless Annual Asean Underground Music Festival @ Kawasan Wisata Ocarina, Batam. with; Burgerkill & Endank Soekamti. Supported: DapurLetter.com
01 Juni 2010 "VIBRACORE", 7 Juni 2010, @ Liquid Cafe, HTM: Rp. 25.000. Band: Grotesque (australia), Demons Damn (bandung), Climaxeth (sby), Death Vomit, Something Wrong, etc
03 Mei 2010 Jogja 04 / 05 / 10 : Night on Fire with Cranial Incisored, Septicemia, Spider's Last Moment, Suddenly Sunday, and Urban Vintage at Boshe VVIP Club in Jl. Magelang from 9 PM Onward.
NEW RELEASE : ANOTHER PROJECT “Let’s Againts The World”
Berawal dari semangat kecil, ANOTHER PROJECT yang telah empat tahun mencoba bersama-sama berusaha mewujudkan sebuah mimpi kecil. Mimpi itu … adalah dapat diterimanya karya-karya ANOTHER PROJECT oleh semua para pecinta musik reggae. Pada awal kemunculannya, pertengahan 2005. ANOTHER PROJECT mencoba memainkan musik reggae, terinspirasi karya-karya agung Bob Marley.
Press Release Vickyvette Album Unconscious Shimmering “We Are Never Sure How Things Will Turn Out”
Vickyvette yang terdiri dari Muhammad Rayhan Sudrajat (Vocal&Guitar),Raden Prajadipha Akbar (Gitar) dan Mohammad Shadian Merwyn (Drum) adalah band Indierock yang berada di Bandung yang mengeksperimen musiknya untuk lebih membuat hasil karya nya berbeda dengan band indierock lainya.
Album yang dirilis awal November 2009 ini adalah album kedua setelah yang pertama Trancesectional EP (Extended Play) rilis tahun 2006. Walaupun jika berdasarkan jumlah rilisan resmi yang masuk diskografi maka album ini adalah rilisan Eyeliner yang ke 4 setelah 01.
Pentaram Hitam adalah lingkaran pecinta musik black metal yang dibawahi langsung oleh Jogjakarta Corpse Grinder. Dalam kegiatan kali ini Pentagram Hitam ingin mengajak pecinta musik black metal di daerah jogja, solo, semarang, magelang, purwokerto dan sekitarnya berpartisipasi dalam sebuah event bersama Jogja Black Fest.
Bandung - Sejarah pertunjukan musik metal di Kota Bandung pernah mengalami masa sulit pasca peristiwa kelabu yang merenggut nyawa penonton pertunjukan konser musik metal di AACC Bulan Februari 2008 yang lalu. Akibatnya, banyak yang merasa terpukul dan dirugikan oleh kejadian tersebut.
Studio Show, Tren Baru Komunitas Musik Underground
Bandung - Dunia pertunjukan musik metal di Indonesia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Seiring dengan perkembangan tersebut, persaingan dalam industri ini pun menjadi semakin ketat. Oleh sebab itu, para pelaku di dunia musik metal harus lebih kreatif dalam menciptakan karya-karyanya agar bisa bersaing dan mudah diterima oleh pasar.
Kamu punya karya musik sendiri, tunjukkan talent dan skill musik mu disini !!! Daftarkan segera grup bandmu di studio tata Muaik punya lagu sendiri max 3 min2, pernah rekamam di studio Tata Musik ( tunjukkan Kwitansimu ) Tidak terikat kontrak ( mayor label )
Info : Tata Musik Jln Kaliurang Km 6.5 Pandega sakti no.4 ( Sebelum Rakosa Fm ) telp / SMS : 08578451007 / 085643687141 / 085643604010
Press Release : Got Me Blind – Generasi Pemberang!
“Berkobarlah menjadi api! Hiduplah! Seolah tak pernah mati! (Generasi Pemberang!-Got Me Blind) " Got Me Blind (GMB) mengalami evolusi yang cukup panjang sejak berdiri tahun 2000, di kota Yogyakarta. Mulai dari karakter musik hingga pergantian personil. Awalnya Got Me Blind sering meng-kover lagu-lagu dari Downset, lalu beralih kover lagu dari Deftones, hingga akhirnya menemukan jati diri sebenarnya, lewat pengaruh dari; Pantera, Chimaira, Sepultura, hingga Pance F. Pondaag.
“Indienation Tour in Collaboration with Jangan Marah Records” Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri, 13 Mei 2010
Jogja-Setelah sukses dengan album self-titled dan “Kamar Gelap”, Efek Rumah Kaca mendirikan sebuah label bernama Jangan Marah Records. Label independen ini tengah menyelenggarakan tur perkenalan bersama Speedytrek ke sepuluh kota, yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Solo, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, dan Malang.
Superyouth 2! Scandinavia…Super Show for Super Music!
Jakarta-Sebuah acara dengan konsep ‘small gig with low budget’ yang menghadirkan band-band yang mempersembahkan musik-musik dari negara-negara skandinavia macam Swedia, Islandia, Finlandia, Norwegia, dan Denmark. Namun dengan konsep di atas ternyata acara ini mampu menyedot penonton yang begitu banyak.
Tika and The Dissidents : In Search Of Her Head 30 April 2010 @Pendopo Jogja National Museum
Setelah cukup dinantikan kehadirannya (lagi) di Jogja, akhirnya Tika and The Dissidents hadir kembali ke hadapan publik Jogja. Dengan materi album “Headless Songstress”, Tika and The Dissidents memukau lebih dari tiga ratus orang yang memenuhi pendopo Jogja National Museum.
FALLENTINE #3: HASTA MANANA 2 April 2010, Jam 19.00 @ Ampiteather Taman Budaya (TBY) Yogyakarta
Forum Musik Fisipol atau yang lebih dikenal dengan FMF UGM kembali menyelenggarakan Fallentine untuk yang ketiga kalinya. Event ini merupakan event regular tahunan yang ditujukan sebagai bagian dari hiruk-pikuk perayaan hari kasih sayang yang melanda dunia setiap tanggal 14 Februari.
Airport Radio Launching Album, Turun Dalam Rupa Cahaya 15 Januari 2010, Lembaga Indonesia Prancis
Setelah dinanti-nanti, Airport Radio merilis full album pertama mereka yang berjudul Turun Dalam Rupa Cahaya. Album yang berisi sepuluh track dengan satu bonus track dan video klip karya Wedhar Riyadi ini merupakan full album perdana Airport Radio setelah mengisi berbagai panggung di Jogja maupun luar Jogja. Berbeda dengan penampilan mereka pada biasanya, launching “Turun Dalam Rupa Cahaya” terasa membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang.